
Jakarta – Perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang semakin agresif, ditandai dengan kemunculan berbagai model baru yang menawarkan efisiensi sekaligus inovasi teknologi. Di tengah persaingan tersebut, Honda Super One mencuri perhatian sebagai prototipe mobil listrik kompak terbaru dari Honda yang melakukan debut global di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. Kehadirannya semakin menarik setelah unit ini tertangkap sedang menjalani uji jalan di Indonesia, yang menguatkan indikasi bahwa mobil listrik ini tengah dipersiapkan untuk pasar Tanah Air.
Honda Super One dikembangkan untuk menyasar konsumen muda dengan karakter desain yang modern, ringkas, serta menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Prototipe ini pertama kali diperkenalkan kepada publik dalam ajang Japan Mobility Show 2025 yang berlangsung pada 29 Oktober 2025, dan langsung menarik perhatian pengunjung berkat pendekatan desain serta konsep elektrifikasinya.
Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh Honda Super One, mulai dari latar belakang pengembangan, desain, gambaran spesifikasi teknis, hingga potensi posisi pasar dan peluang kehadirannya di Indonesia. Kehadiran Super One diharapkan dapat menambah variasi pilihan kendaraan listrik di dalam negeri. Berikut ulasan lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Mengenal Honda Super One Lebih Dekat
Honda Super One merupakan prototipe mobil listrik kompak yang dikembangkan dengan konsep “e: Dash BOOSTER”, sebuah pendekatan yang bertujuan menghadirkan mobilitas harian yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai. Model ini dirancang untuk konsumen muda yang menginginkan kendaraan dengan desain atraktif, dimensi ringkas, dan karakter berkendara sporty.
Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan Super One secara resmi pada Japan Mobility Show 2025 yang digelar di Tokyo Big Sight pada 29 Oktober 2025. Pabrikan menegaskan bahwa Super One bukan sekadar mobil konsep, melainkan prototipe serius yang telah memasuki tahap pengembangan menuju produksi massal.
Meski saat ini masih berstatus prototipe, Honda telah mengisyaratkan rencana peluncuran global pada tahun 2026, diawali dari pasar Jepang dan dilanjutkan ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di Tanah Air, Honda Super One diketahui tengah menjalani uji coba jalan, yang menurut Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM), Shugo Watanabe, merupakan bagian dari persiapan Honda dalam menghadirkan produk baru untuk konsumen Indonesia.
Desain Sporty dan Nuansa Futuristik
Dari sisi tampilan, Honda Super One menawarkan desain yang langsung mencuri perhatian. Garis-garis bodinya tajam namun tetap proporsional, dipadukan dengan dimensi kompak yang ideal untuk penggunaan di area perkotaan. Nuansa sporty diperkuat melalui penggunaan velg berdiameter besar dengan ban tipis, kaliper rem berwarna merah, side skirt yang dinamis, serta desain buritan bergaya boxy yang khas. Fender yang melebar turut memberikan kesan kokoh dan agresif.
Masuk ke dalam kabin, Honda Super One mengusung desain interior yang memadukan kesan sporty dan fungsional. Tata letak dashboard dibuat minimalis dengan garis horizontal yang bersih dan minim tombol fisik, sehingga menciptakan kesan lapang meskipun mobil berada di kelas kompak.
Kursi dirancang ergonomis dengan sentuhan jok sport, panel instrumen bergaya horizontal, serta pencahayaan ambient yang mempertegas nuansa modern. Sistem transmisi menggunakan tombol seperti yang ditemukan pada Honda Step WGN, memperkuat karakter futuristik kendaraan ini. Kombinasi warna biru, putih, dan abu-abu pada jok, serta layar digital dan sistem infotainment berukuran besar di tengah dashboard, semakin menegaskan identitas modern Honda Super One.
Gambaran Spesifikasi dan Performa
Walaupun masih berstatus prototipe, sejumlah informasi mengenai spesifikasi teknis Honda Super One telah beredar. Mobil listrik ini diperkirakan mengandalkan motor listrik AC sinkron dengan estimasi tenaga sekitar 64 hp atau setara 47 kW.
Kapasitas baterainya diperkirakan berada di angka 29,6 kWh, dengan estimasi jarak tempuh antara 250 hingga 295 kilometer dalam sekali pengisian daya. Honda Super One diposisikan di segmen A, dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan kei car seperti Honda N-ONE e:. Model ini dikembangkan dari basis yang sama dengan N-ONE e:, namun telah mengalami penyesuaian signifikan pada dimensi dan teknologi.
Mengusung filosofi “fun to drive” khas Honda, Super One juga dilengkapi sejumlah fitur unik, seperti Boost Mode yang memberikan tambahan tenaga dan torsi secara instan, Active Sound Control yang menghadirkan suara mesin virtual layaknya mobil bermesin bensin, serta Multi-Gear Shift yang mensimulasikan sensasi perpindahan gigi lengkap dengan efek suara dan getaran. Fitur-fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih emosional di tengah tren elektrifikasi.
SUMBER. LIPUTAN6.COM










